BREAKING NEWS

Peredaran Rokok Ilegal Ancam Ekonomi Daerah, Pemkab Pacitan Tingkatkan Sinergi dengan Media


PACITAN – Maraknya peredaran rokok ilegal di Kabupaten Pacitan dinilai mengancam stabilitas ekonomi daerah, khususnya sektor pertanian tembakau dan industri rokok resmi. Untuk mengatasi hal tersebut, Dinas Kominfo Pacitan menggandeng media sebagai mitra strategis dalam kampanye pemberantasan rokok ilegal.

Kepala Dinas Kominfo Pacitan, Dodik Sumarsono, menyampaikan bahwa rokok ilegal telah menyebabkan kebocoran pendapatan negara dari sektor cukai. Hal ini berdampak pada berkurangnya anggaran pembangunan yang seharusnya dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat.

“Jika rokok ilegal terus beredar, negara dirugikan dan pembangunan daerah juga terhambat,” katanya.

Ia menambahkan, media berperan penting dalam menyampaikan pesan edukasi kepada masyarakat, terutama di desa-desa yang masih menjadi sasaran utama peredaran rokok ilegal.

Sementara itu, Ketua FPPA Sutikno menilai bahwa kampanye melalui media harus dilakukan secara masif dan konsisten agar kesadaran masyarakat tumbuh. Menurutnya, informasi tentang sanksi hukum dan dampak ekonomi perlu terus disampaikan agar masyarakat tidak tergiur harga murah rokok ilegal.

“Kesadaran masyarakat adalah kunci utama. Tanpa pembeli, peredaran rokok ilegal akan berhenti dengan sendirinya,” ujarnya.

Ia juga menyoroti dampak langsung yang dirasakan petani tembakau. Selama ini, tembakau Pacitan dikenal memiliki kualitas tinggi dan diminati pabrik rokok di luar daerah. Namun permintaan mulai menurun karena pasar dibanjiri produk ilegal.

Melalui sinergi pemerintah dan media, diharapkan masyarakat tidak hanya menjadi objek sosialisasi, tetapi juga menjadi pelaku aktif dalam mengawasi lingkungan sekitar dari praktik penjualan rokok ilegal.


Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar